
KABAR SRIKANDI, BLORA – Pemerintah Kabupaten Blora bersama BAZNAS Blora meluncurkan ZMODIS (Zona Modis) di Jalan Dr. Sutomo Lorong 3, Kelurahan Tempelan, Blora, Selasa (15/9). Sentra jahit yang berada di belakang SMAN 1 Blora itu diresmikan langsung oleh Bupati Dr. H. Arief Rohman.
ZMODIS dibangun untuk Kelompok Penjahit Mustika yang beranggotakan 12 penjahit. BAZNAS menyalurkan bantuan senilai Rp 55,3 juta berupa 5 mesin jahit, 3 mesin obras, dan bangunan tempat usaha.
Bupati Arief mengapresiasi peran BAZNAS yang tidak hanya membantu secara sosial tapi juga produktif.
“Terima kasih kepada BAZNAS yang terus hadir. Ini ikhtiar bersama menumbuhkan kemandirian ekonomi dan memperkuat usaha kecil,” ujarnya.
Ia berpesan agar bantuan dirawat dan dimaksimalkan untuk pelayanan. Bupati juga mendorong penjahit masuk pasar digital.
“Kepada anggota kelompok Penjahit Mustika, manfaatkan fasilitas ini sebaik-baiknya, rawat peralatannya dan dan tingkatan pelayanan kepada pelanggan. Manfaatkan WhatsApp, Facebook, Instagram, TikTok untuk promosi. Kalau jahitan, promosi, dan pelayanan bagus, pelanggan pasti makin banyak,” kata Arief.
Kelompok menyambut antusias. Perwakilan penjahit, Tono, menyebut tiap penjahit sudah punya pelanggan tetap dengan total sekitar 50 pelanggan per bulan dan berharap ada tambahan mesin.
Mbah Sumarni, penjahit senior, mengaku sudah menjahit sejak bujang dan berterima kasih atas bantuan tersebut.
Dampak ZMODIS langsung terasa. Sesaat setelah diresmikan, seorang pelajar SMA datang permak celana sekolah yang robek dan langsung dikerjakan.
Bupati pun berjanji akan memfasilitasi pelatihan agar kualitas jahitan makin meningkat.
Ketua BAZNAS Blora H. Sutaat berharap ZMODIS menjadi contoh pemberdayaan berkelanjutan.
“Semoga alat ini meningkatkan produktivitas, memperluas usaha, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga penjahit,” pungkasnya.(wien/*)





