
KABAR SRIKANDI, BLORA – Di tengah musim kemarau yang masih melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Blora, anggota DPR RI Komisi V, H. Danang Wicaksana Sulistya, menyalurkan bantuan air bersih untuk warga.
Bantuan ini mengusung tagline “Air Bersih untuk Kehidupan yang Lebih Baik” dan “Gotong Royong Air Bersih untuk Blora.”TOTAL bantuan yang telah disalurkan mencapai 42 kali pengiriman tangki.
Setiap tangki memiliki kapasitas sekitar 4.000 hingga 5.000 liter, sehingga total air bersih yang didistribusikan diperkirakan mencapai 168.000 hingga 210.000 liter.
Bantuan menggunakan armada truk tangki biru bertuliskan “BANTUAN AIR BERSIH DARI H. DANANG WICAKSANA SULISTYA DPR RI KOMISI V” dan juga ada branding “Untuk Rakyat Untuk Indonesia”.
Bantuan difokuskan di 5 wilayah kecamatan/kelurahan dan desa yang terdampak kekeringan, di antaranya:
- 1. KECAMATAN BANJAREJO – 16 kali pengirimanLokasi: Desa Bacem, Kembang, Kebonrejo, Sendanggayam, Buluroto, Balongsari, Klopoduwur, Gedongsari, Sumberagung, dan Pondok Pesantren Al Firdaus Banjarejo.
- 2. KECAMATAN TUNJUNGAN – 12 kali pengirimanLokasi: Desa Tawangrejo, Adirejo, Tambahrejo, Nglangitan, Kedungrejo, dan Sambongrejo.
- 3. KECAMATAN NGAWEN – 10 kali pengirimanLokasi: Desa Rowobungkul, Punggursugih, Sambongrejo, Semawur, Caren, Bradag, dan Bergolo.
- 4. KECAMATAN KUNDURAN – 2 kali pengirimanLokasi: SMP Negeri 3 Kunduran dan Desa Muraharjo.
- 5. KELURAHAN KAMOLAN (Kecamatan Blora) – 2 kali pengiriman.
Antusias Warga
Bantuan ini disambut antusias warga, terutama di wilayah seperti Tambahrejo, Tunjungan yang memang langganan kekeringan setiap tahun.
Yono salah satu warga desa Tambahrejo yang terlihat mengantri membawa ember dan jerigen mengaku sangat terbantu untuk kebutuhan minum, masak, dan MCK.
“Alhamdulillah, bantuan air bersih ini sangat berarti. Sumur warga sudah mulai asin dan kering. Terima kasih Pak Danang,” ujar.
Langkah Komisi V DPR RI yang membidangi infrastruktur dan perhubungan ini dinilai tepat, karena krisis air bersih tersebut adalah masalah tahunan yang membutuhkan solusi jangka pendek dan jangka panjang.
Parji Warga lainnya berharap bantuan ini tidak berhenti di distribusi tangki saja, tapi bisa didorong menjadi program infrastruktur permanen seperti PAMSIMAS, sumur dalam, atau embung melalui aspirasi di Komisi V.
“Bantuan ini menjadi bukti kehadiran wakil rakyat di dapil saat warga membutuhkan. Semoga menjadi pemantik gotong royong untuk Blora yang lebih baik,” jelasnya memungkasi.(wien)





