
KABAR SRIKANDI, BLORA – Bupati Blora Arief Rohman menerima Kepala BPS Jateng Dr. Ali Said dan Kepala BPS Blora Rukhedi, Kamis (10/9).
Pertemuan membahas ekonomi Blora dan pemutakhiran data DESIL yang dikeluhkan warga salah sasaran.Ekonomi Blora Triwulan II 2026 tumbuh 2,67% y-on-y, meski kontraksi 3,97% q-to-q.
Penopangnya konsumsi rumah tangga 67,26%, dengan struktur ekonomi masih didominasi pertanian, tambang, perdagangan, dan industri.
Bupati menyebut DESIL jadi perhatian publik.
“Kita tadi berdiskusi berbagai hal, khususnya sekarang yang menjadi perhatian publik ini terkait dengan DESIL,” ujar Bupati.
BPS Jateng menjelaskan data DESIL masih rujukan 2022 sehingga harus diperbarui total.
“DESIL yang saat ini rujukannya masih kondisi tahun 2022 dan sekarang sudah 2026 banyak perubahan kondisi di masyarakat,” jelas Ali Said.
Ia menambahkan pemutakhiran butuh kolaborasi.
“Kita membutuhkan kerja sama dan kolaborasi dengan pihak-pihak terkait, Pemkab, desa dan masyarakat,” katanya.
Bupati menegaskan warga bisa melapor jika tidak sesuai.
“BPS sangat menerima masukan atas status DESIL yang ada. Bisa dilaporkan melalui Dinsos atau langsung ke BPS Blora,” terang Arief.(wien/*)





