
KABAR SRIKANDI, CEPU – Pembangunan Jembatan Cabean di ruas jalan Bajo–Sugihwaras–Cabean, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, terus berjalan. Hingga saat ini, progres pembangunan jembatan tersebut telah mencapai 85 persen dan ditargetkan selesai pada 15 Desember 2026.
Pembangunan jembatan ini dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Blora dengan anggaran sebesar Rp822.888.000 yang bersumber dari APBD Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2026.
Berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan tersebut memiliki nomor kontrak 620/BM.742/2026, tertanggal 18 Agustus 2026. Masa pelaksanaan ditetapkan selama 120 hari kalender, terhitung mulai 18 Agustus hingga 15 Desember 2026.
Sipo Abdulah, ST, pelaksana pembangunan, mengatakan bahwa progres pekerjaan saat ini telah mencapai 85 persen. Capaian tersebut menunjukkan pembangunan jembatan telah memasuki tahap akhir pengerjaan.
“Progres pembangunan jembatan saat ini sudah mencapai 85 persen,” ujarnya.
Jembatan yang dibangun memiliki ukuran panjang 12 meter dan lebar 4 meter. Keberadaan infrastruktur ini diharapkan dapat menunjang mobilitas masyarakat serta memperlancar akses transportasi di wilayah Kecamatan Kedungtuban.
Pembangunan jembatan menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan dan penghubung antar kawasan. Infrastruktur yang memadai diharapkan mampu mendukung aktivitas warga, termasuk kegiatan ekonomi dan distribusi hasil usaha masyarakat.
Pekerjaan pembangunan dilaksanakan oleh CV Keluarga Jaya, dengan CV Tiara Sinergi sebagai konsultan pengawas. Seluruh pelaksanaan pekerjaan mengacu pada kontrak dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
Dengan progres mencapai 85 persen, penyelesaian pembangunan Jembatan Cabean kini memasuki tahap penting. Masyarakat berharap proyek tersebut dapat rampung sesuai jadwal sehingga jembatan segera dimanfaatkan untuk mendukung kelancaran aktivitas sehari-hari.(wien)





